Senin, 28 Agustus 2017

Madu UI, Produk Madu Asli dari Hutan UI


Dr. Muhammad Sahlan, peneliti dari Departemen Teknik Kimia, yang memiliki paten produk propolis Hygeia, kembali membuat inovasi terkait madu.
Atas dasar keprihatinan bahwa lebah dianggap sebagai hama perusak tanaman perkebunan, Sahlan membuka sebuah tempat penangkaran lebah di tengah-tengah area hutan UI, lebih tepatnya di area UI Wood.

“Saya ingin membuktikan bahwa lebah bukanlah perusak tanaman, malah menjadikan tanah subur karena membantu penyebaran serbuk sari dari satu tanaman ke tanaman lain,” tambahnya.

Rumah-rumah lebah di area hutan ini diisi oleh jenis lebah spesial, yaitu lebah Trigona. Lebah ini mempunyai ciri fisik kecil, hanya berukuran 4 mm dan tidak menyengat.

Madu yang dihasilkan pun mempunyai ciri khas tersendiri, yaitu manis asam. Pembudidayaan lebah di hutan UI menggandeng komunitas 3 Bee, sebuah komunitas pencinta lebah.

Program pembudidayaan ini nantinya juga akan dikembangkan menjadi sebuah program eduwisata di hutan UI.

“Jadi nantinya semua mahasiswa, masyarakat umum, dapat mengunjungi area ini untuk belajar tentang cara menyuling madu dari sarang lebah, dan tentang lebah itu sendiri,” tambahnya.





Program eduwisata ini akan dimulai perdana pada tanggal 18 Agustus 2017 dengan mengundang sekolah-sekolah dasar dan menengah dari Depok untuk mengunjungi area pembudidayaan.




Menariknya, Sahlan berhasil membuat suatu merek madu dari hasil pembudidayaan lebah Trigona di hutan UI ini, yaitu merek dagang “Madu UI”.

Sahlan mempunyai rencana untuk mengembangkan Madu UI menjadi suatu ciri khas UI yang bisa dijadikan souvenir bagi para tamu yang datang.

Selain itu, Sahlan juga ingin menjadikan program eduwisata lebah Trigona menjadi salah satu tujuan program wisata di Depok, sehingga masyarakat bisa belajar menyukai dan memahami lebah dan madu.

Sumber : ui.ac.id

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © The Indonesian Honey Bees