Selasa, 31 Maret 2015

Manfaat dan Kashiat Madu


Dunia IslamManfaat dan Khasiat Madu Bagi Kesehatan Menurut Islam, pastinya Anda sudah tidak asing lagi dengan madu. Minuman manis yang terbukti berkhasiat menyembuhkan semua macam penyakit, bahkan Menurut islam madu adalah salah satu minuman yang dimuliakan. melalui Al Qur’an surat An Nahl 68 – 69

Alloh menjelaskan tentang lebah dan madu kepada kita, seperti berikut : Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia”. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.
Dari dua ayat tersebut jelas bahwa misi lebah dibumi adalah untuk mendampingi umat manusia dan menyediakan obat untuk manusia. Bahkan dari kalimat “….dan tempat-tempat yang dibikin manusia” kita juga bisa mengerti bahwa lebah adalah satu-satunya binatang yang didalam Al Qur’an sudah disebutkan untuk bekerja sama dengan manusia. Dan Rasulullaah SAW, bersabda : “Ambillah / pergunakanlah olehmu sekalian akan dua obat penyembuh yaitu madu dan al-Qur’an.” (Hadis riwayat Ibnu Majah).
Mereka yang mengetahui akan khasiat madu akan menggunakannya secara rutin, hal ini bukan hanya teori tetapi telah dibuktikan daripada beberapa kajian yang telah dilakukan di mana jika diamalkan setiap hari akan mencegah daripada berbagai penyakit dan memberi tenaga yang cukup. Dalam al-Qur’an, hadis-hadis yang disebutkan dan amalan perubatan tradisional, madu mempunyai keistimewaannya yang tersendiri. Adalah menjadi suatu amalan yang baik menjadikan madu sebagai obat dan penjaga kesehatan.
Manfaat Madu untuk Kesehatan
Lalu bagaimana menurut kaca mata medis mengenai Khasiat Dan Manfaat Madu ? Khasiat dan Manfaat Madu Untuk Kesehatan Menurut Uji Klinis :
  • Meningkatkan kekuatan tenaga fisik. Mencerahkan mata, memutihkan dan menguatkan gigi. Mencerdaskan otak orang dewasa dan kanak-kanak. Menjadikan kulit lebih licin dan halus (awet muda). Madu dan sarang lebah madu merupakan bahan asas kepada krem kulit, lipstik dan losyen tangan. Mempercepat penyembuhan luka terbuka, melawan Jangkitan dan meningkatkan daya ketahanan badan. Menghilangkan panas badan, batuk, selsema, meredakan urat saraf, menstabilkan sistem pernafasan, menguatkan jantung, mengelakkan kencing manis, darah tinggi dan melembapkan kerongkong serta menghilangkan serak suara. Memperkuat janin yang lemah dalam kandungan      ( rahim ). Membantu menjaga stamina dan kesehatan Ibu Hamil karena memberikan asupan gizi yang tinggi bagi pertumbuhan janin yang sehat selama dalam kandungan Membantu perkembangan otak bayi, karena setiap harinya otak terus berkembang sampai dengan usia 5 tahun. Untuk itu ia membutuhkan gizi yang tinggi. Mengobati luka bakar. Madu memiliki spesifikasi anti proses peradangan (inflammatory activity anti). Meningkatkan nafsu makan Anak-anak ( adanya unsur vitamin B yang lengkap dalam madu), dan mempercepat pertumbuhan fisik sehingga anak tumbuh sehat , lincah dan riang serta tahan penyakit. ( H.Mohamad , 2002 ). Mengembalikan stamina dari kelelahan dan stress. Makanan terbaik yang sangat diperlukan bagi manula yang organ pencernaannya sudah mulai berkurang fungsinya, karena madu adalah sumber energi dan gizi yang dapat diserap langsung oleh tubuh .( Kesehatan 2001 ).
  • Bila digunakan untuk bersikat gigi bisa memutihkan dan menyehatkan gigi dan gusi, mengobati sariawan dan gangguan mulut lain. Dengan menggunakan cairan madu berkadar 90% (madu dicampur air hangat) dua hari sekali di bagian-bagian yang terinfeksi di kepala, diurut pelan-pelan selama 2-3 menit, madu dapat membunuh kutu, menghilangkan ketombe, memanjangkan rambut, memperindah dan melembutkannya serta menyembuhkan penyakit kulit kepala. Semoga dengan penjelasan mengenai Manfaat dan Khasiat Madu Menurut Islam akan menjadikan Anda tidak enggan untuk mengkonsumsi madu, ingat mencegah lebih baik dari pada mengobati
–          Obat luka dan borok.
Madu selama berabad-abad telah digunakan untuk perawatan luka dan borok. Madu berisi glukosa dan enzim yang disebut oksidase glukosa. Pada kondisi yang tepat, oksidase glukosa dapat memecah glukosa madu menjadi hidrogen peroksida, zat yang bersifat antiseptik kuat. Madu dalam kemasan tidak dapat melakukan reaksi ini. Untuk menjadi aktif dan mengurai glukosa madu, oksidase glukosa memerlukan lingkungan dengan pH 5,5-8,0 dan natrium. PH madu murni yang berkisar antara 3,2 dan 4,5 terlalu rendah untuk mengaktifkan enzim. Kulit dan cairan tubuh (misalnya darah) memiliki pH relatif tinggi dan mengandung natrium sehingga memberikan kondisi yang tepat untuk pembentukan hidrogen peroksida.
–          Merangsang pertumbuhan jaringan
Propolis, enzim, dan serbuk sari, vitamin dan mineral dalam madu dapat merangsang pertumbuhan jaringan baru. Bila digunakan pada luka bakar, madu akan mempercepat penyembuhan dan mengurangi jumlah jaringan parut.
–          Menghaluskan kulit
Asam glukonat dan asam organik ringan lainnya yang terdapat dalam madu dapat melonggarkan ikatan sel-sel kulit mati sehingga mempercepat regenerasi, mengurangi keriput dan garis penuaan, menyeimbangkan minyak, dan meningkatkan elastisitas kulit. Madu juga mengandung gula dan asam amino yang membantu mempertahankan kelembaban kulit.

–          Antioksidan kuat

Madu memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi sehingga menjaga tubuh dari serangan radikal bebas. Bahkan, antioksidan yang disebut “pinocembrin” hanya ditemukan dalam madu. Hal ini membuat tubuh Anda lebih sehat, terhindar dari penyakit dan terlihat lebih awet muda.

–          Menurunkan glukosa dan kolesterol darah

Meskipun lebih manis dari gula, madu memiliki indeks glikemik rendah karena diserap ke dalam aliran darah secara bertahap. Anda yang memiliki diabetes harus mengurangi makanan berindeks glisemik tinggi karena akan mendorong lonjakan glukosa darah. Madu adalah alternatif pemanis yang paling aman dibandingkan gula atau gula sintetis. Beberapa penelitian bahkan menduga madu dapat menurunkan glukosa darah. Mineral dan vitamin alami dalam madu juga membantu menurunkan kadar LDL (kolesterol buruk) dalam tubuh.

–          Meringankan penyakit pernafasan

Madu sangat efektif untuk penyakit pernapasan. Sebuah studi di Bulgaria pada hampir 18.000 pasien menemukan bahwa madu membantu mengatasi bronkitis kronis, bronkitis asma, rinitis kronis, alergi dan sinusitis. Madu adalah obat yang efektif untuk pilek, flu, dan infeksi pernapasan.


Nilai Gizi Madu per 100 g
Energi 304 kcal
Karbohidrat 82.4 g
Gula 82.12 g
Serat 0.2 g
Lemak 0 g
Protein 0.3 g
Air 17.10 g
Riboflavin (Vit. B2) 0.038 mg (3%)
Niacin (Vit. B3) 0.121 mg (1%)
Asam Pantotenat (Vit. B5) 0.068 mg (1%)
Vitamin B6 0.024 mg (2%)
Folat (Vit. B9) 2 mg (1%)
Vitamin C 0.5 mg (1%)
Kalsium 6 mg (1%)
Besi 0.42 mg (3%)
Magnesium 2 mg (1%)
Fosfor 4 mg (1%)
Potasium 52 mg (1%)
Sodium 4 mg (0%)
Zinc 0.22 mg (2%)
Sumber: USDA Nutrient database


Selain ketujuh manfaat di atas, madu secara keseluruhan sangat baik untuk Anda karena mengandung banyak sekali vitamin dan mineral (lihat tabel). Madu berwarna gelap mengandung jumlah nutrisi yang lebih tinggi daripada yang berwarna lebih terang. Sebaliknya, gula pasir tidak memiliki nutrisi atau antioksidan sama sekali. Jadi, mengganti gula dengan madu sebagai pemanis alami.
Demikian Pembahasan tentang Manfaat dan Khasiat Madu Bagi Kesehatan Menurut Islam semoga bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © The Indonesian Honey Bees